Apresiasi TNI AL, Minta Polres Usut Bisnis BBM Ilegal

Wakil Ketua Komisi I DPR R Satya Yudha, mengapresiasi kinerja TNI yang mengungkap kasus dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, yang ada di Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban.
“Apresiasi saya kepada TNI yang mengungkap adanya hal ini,” kata Satya Yudha (1/8).
Menurut Yudha, setelah pengungkapan oleh TNI-AL atas dugaan penyelewengan BBM Bersubsidi yang digunakan untuk induatri, selanjutnya menjadi tugas pihak kepolisian untuk mengusut tuntas jaringan dan pelakunya, selanjutnya memberikan sanksi sesuai dengan aturan perundangan yang ada. “Saya selaku wakil ketua komisi I, meminta kepada aparat penegak hukum (Polres Tuban) untuk menindak oknum itu apabila melakukan pelanggaran,” tegas Yudha.
Yudha juga mengungkapkan rasa prihatinnya atas kejadian penyalahgunaan BBM bersubsidi itu, sebab bukan kali ini saja negara dirugikan oleh oknum yang memainkan BBM bersubsidi. Untuk itu pihaknya juga meminta kepada pemerintah agar subsidi diberikan langsung kepada masyarakat yang tidak mampu. Sementara harga BBM sesuai dengan ketentuan pemerintah diberikan harga yang sama.
“Sudah lama negara kita dirugikan oleh oknum yang memainkan BBM bersubsidi. Kita berikan dukungan kepada Polres Tuban untuk segera mengungkap dan memberikan sanksi hukum untuk memberikan efek jera,” imbuh Yudha.
Tepisah, Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Iwan Hari Purwanto saat dikorfirmasi terkait dugaan penyelewengan BBM bersubsidi itu memgatakan, jika saat ini pihak kepolisian masih mendalami kasus itu, dengan melakuka pemeriksaan pihak-pihak yang terlibat. “Masih riksa,” kata Kasat Reskrim Polres Tuban singkat.
Diberitakan sebelumnya, pengungkapan dugaan penyalahgunaan BBM Bersubsidi itu bermula saat Perwira Staf Operasional (Pasops) Danlanal Semarang, melaksanakan kunjungan pengawasan pembangunan Posmat Tuban mencurigai truk tangki BBM, dengan Nopol L 8945 UJ melakukan pengisian BBM tidak sesuai prosedur. Selanjutnya petugas menangkap tangan aktifitas mencurigakan itu dan menyerahkanya kepada kepolisian Tuban. [hud]

http://harianbhirawa.com/2018/08/apresiasi-tni-al-minta-polres-usut-bisnis-bbm-ilegal/