DPR Dukung Pemblokiran Iklan Rokok di Media Sosial

AKURAT.CO, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Satya Widya Yudha setuju dengan wacana pemblokiran iklan rokok di media sosial.

“Jadi apa bila itu di blokir kami mendukung. Karena apapun juga tujuannya satu, itu adalah dalam rangka untuk supaya masyarakat kita lebih mempunyai indeks kesehatan yang ebih tinggi,” ucap Satya kepada AKURAT.CO di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Satya juga meminta Menkominfo bersikap transparan terkait pemblokiran iklan rokok tersebut. Agar masyarakat juga paham dan mengerti alasan daripada diblokirnya iklan rokok itu.

“Itu diumum kan saja. Dengan begitu ada asas keterbukaan daripada pemerintah dibanding dia harus nutup tanpa ada alasan,” ungkapnya.

Sebelumnya Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengirimkan surat kepada Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meminta agar iklan rokok di internet diblokir.

Karena, menurut Riset Kesehatan Dasar 2018, terjadi peningkatan prevalensi perokok anak dan remaja usia 10 tahun hingga 18 tahun dari 7,2 persen pada 2013 menjadi 9,1 persen pada 2018.

Penelitian London School of Public Relation (LSPR) pada 2018 juga menemukan tiga dari empat remaja mengetahui iklan rokok di media daring. Iklan rokok banyak ditemui remaja pada media sosial seperti Youtube, berbagai situs web, Instagram serta permainan daring.[]

https://akurat.co/id-654542-read-dpr-dukung-pemblokiran-iklan-rokok-di-media-sosial