Menguatkan Pancasila Belajar dari Sejarah G 30 S/PKI

 

Tuban,– Setiap bulan September kita selalu diingatkan oleh sebuah peristiwa tragedi kemanusiaan yang menjadi catatan sejarah kelam bangsa Indonesia. Ya, Gerakan 30 September atau dikenal dengan nama G 30 S/PKI harus menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa Indonesia untuk menegakkan ideologi Pancasila.

Demikian paparan disampaikan Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia Satya Widya Yudha dalam acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Tuban, Jawa Timur, Rabu (12/9) yang lalu.

“G 30 S/PKI menjadi catatan sejarah kelam bangsa kita. Kita harus belajar dari sejarah. G 30 S/PKI semoga menjadi tragedi terakhir bangsa ini, dan menjadi kewajiban kita untuk menjaga dan menegakkan ideologi Pancasila sesuai dengan amanah faunding fathers kita,” beber Satya.

Politisi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur IX (Tuban & Bojonegoro) tersebut juga menambahkan, Pancasila yang menjadi dasar negara kita harus tetap dijunjung tinggi di tengah ancaman maraknya ideologi yang bisa mengancam keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kita harus membentengi generasi muda dan anak-anak kita dari serbuan ideologi dari luar yang bisa mengancam keutuhan bangsa Indonesia ke depan. Pancasila harus didedikasikan sejak dini bagi masyarakat kita, karena Pancasila adalah dasar negara yang menjadi pedoman kita untuk berbangsa dan bernegara,” jelasnya.// (tsa/mit)